Bisnis

Petani Mitra Perusahaan Sukanto Tanoto Kembali Dapatkan Dana Replanting

Dana untuk replanting yang dikucurkan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS untuk AJMS seluas 100 ribu hektar dengan 79 kepala keluarga. Mendapatkan dana bagi AJMS itu pastinya sangat membanggakan Asian Agri yang merupakan salah satu perusahaan yang dipimpin oleh Sukanto Tanoto. Rafmen, selaku Deputi Kepala Kemitraan Asian Agri akan jadikan kemitraan dengan para petani sebagai modal awal berbisnis perusahaan. Komitmen tersebut dilakukan oleh Asian Agri sebagai salah satu bentuk dukungan penuh perusahaan kepada pemerintah dan juga petani dalam upaya intensifikasi kebun rakyat.

Petani Sukanto Tanoto

Kemitraan dinilai sebagai kunci sukses intensifikasi kebun rakyat. Sebagaimana yang telah diketahui bahwa sekarang produktifitas kebun sawit rakyat masih terbilang rendah, atau hanya sekitar 12 ton per hektar untuk setiap tahunnya, bahkan ada yang dibawah 10 ton. Oleh sebab itu, intensifikasi kebun rakyat ini mutlak harus dilakukan dimana salah satunya adalah dengan kemitraan. Asian Agri lewat program One To One Partnership Cimmitment secara berkelanjutan berusaha mengupayakan adanya peningkatan produktifitas, kualitas, serta efisiensi biaya kebun rakyat lewat program kemitraan.

Petani Mitra Perusahaan Sukanto Tanoto Kembali Dapatkan Dana Replanting

Rafmen juga mengatakan bahwa sejak tahun 2016 silam, Asian Agri di bawah pimpinan Sukanto Tanoto mulai jalankan program One To One Partnership Commitment, dimana tiap 1 hektar kebun inti, perusahaan juga akan bermitra dengan 1 hektar kebun petani. Pola tersebut ternyata sudah menunjukan hasil yang sangat signifikan, dimana posisi pada tahun 2018 total kebun petani kelapa sawit swadaya yang bermitra dengan Asian Agri sudah bisa mencapai luasan sekitar 31 ribu hektar dengan jumlah KK sebanyak 7 ribu KK. Asian Agri mengharap agar program One To One Partnership Commitment bisa segera terwujud 100% di tahun 2018.

Sekarang area yang telah dikelola oleh Asian Agri sekitar 100 ribu hektar kebun inti, dimana luasan area kebun para petani plasma yang sudah bermitra sudah seluas 60 ribu hektar dan 31 ribu hektar petani swadaya. Akmad Rizaldi Syah, ketua Koperasi Konsumen AJMS mengaku sangat senang sekali dengan terwujudnya pengucuran dana untuk replanting tersebut. Bahkan para petani juga turut berterima kasih dengan Asian Agri sebab, dengan bimbingan manajemen perusahaan akhirnya proses prosedur untuk dapatkan dana BPDPKS berhasil dilakukan dan mereka akan segera mendapatkan dana bantuan replanting.

Dengan akan mendapatkannya dana bantuan tersebut, maka replanting kebun petani kelapa sawit akan segera dilakukan. Ini merupakan impian yang pada akhirnya jadi kenyataan, dan itu tak bisa terwujud jika tidak dibantu serta didukung oleh manajemen Asian Agri. Akmad juga menjelaskan bahwa Koperasi Konsumen AJMS bertempat di desa Perlabian, dengan total anggota sekitar 431 KK dan dengan luas area kebun kelapa sawit sekitar 870 hektar. Semoga ke depannya lagi para petani lain bisa mendapatkan dana bantuan replanting juga.

Dengan adanya kucuran dana replanting ini, maka bisa dipastikan akan sangat membantu warga sekitar. Hendra Jaminsyah, Koordinator Pembinaan Petani Swadaya Asian Agri Sumut mengatakan bahwa potensi petani kelapa sawit untuk dapatkan dana replanting masih terbuka lebar. Alasannya adalah dikarenakan sekarang ini perkebunan kelapa sawit yang ada di Sumut sudah banyak yang seharusnya memasuki masa replanting. Kepala Dina Perkebunan Sumut yang bernama Herawati juga mengaku sangat senang dan bahagia sekali atas terwujudnya kerjasama untuk pengucuran dana replanting di kelompok tani kelapa sawit Sumut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *