Bisnis

Tips Aman Melakukan Investasi Bagi Pemula

pinjaman uang tanpa syarat dan jaminan

Sebagai orang yang memikirkan masa depan, tentu Anda dari sekarang sudah mulai mencari cara agar dapat melakukan investasi di usia muda. Bagi Anda yang sudah memiliki pekerjaan pasti memikirkan jika uang yang didapatkan sari gaji yang dikumpulkan setiap bulanny atidak mencukupi untuk bekal masa depan. Apalagi ditambah dengan harga kebutuhan pokok yang semakin melambung, ditambah dengan jika Anda sudah berkeluarga, tentu memikirkan bekal untuk masa depan keluarga dan anak-anak nantinya, baik untuk pendidikan, kesehatan, mas depan, dan lain sebagainya.Mencari pekerjaan sampingan merupakan salah satu cara untuk menambah tabungan mas depan. Berbagai cara dapat dilakukan untuk mencari pekerjaan sampingan, mulai dari part time, freelance sampai melakukan investasi.

Menurut sebagian orang, melakukan investasi merupakan suatu hal yang sulit. Apalagi melakukan investasi membutuhkan dana awal yang dianggap cukup besar bagi sebagian orang. Investasi tidak hanya soal tanah, emas dan uang. Anda bisa melakukan investasi dengan melakukan tradding atau dengan menggunakan saham. Bermain saham memang membutuhkan dana, namun keuntungan yang Anda dapatkan bisa melebihi dari modal awal Anda. Jika Anda memiliki niatan untuk melakukan investasi saham namun terhalang dengan modal awal, tidak perlu khawatir. Anda dapat melakukan pinjaman uang tanpa syarat dan jaminan sebagai cara untuk mencari modal melakukan investasi. Mencari modal untuk investasi memang tidak terlalu sulit. Anda bisa melakukan pinjaman ke bank. Namun jika melakukan peminjaman di bank, Anda perlu untuk memberikan sebagai salah satu syarat untuk melakukan pinjaman. Jika melakukan pinjaman di bank dirasa terlalu berat karena harus memberikan jamina, Anda bisa melakukan peminjaman online tanpa jaminan dan kartu kredit. Seiring berkembangnya zaman, proses transaksi dan proses simpan pinjam pun kini dapat dilakukan dengan cara online yang hanya bermodalkan koneksi internet. Nah, jika Anda sudah memiliki modal untuk melakukan investasi, Anda perlu memahami beberapa tips melakukan invesati bagi pemula berikut ini.

pinjaman uang tanpa syarat dan jaminan

7 Tips Investasi Aman Bagi Pemula.

  1. Berinvestasi Disaat yang Tepat atau Saat Trend

Sebelum Anda melakukan investasi, sebaiknya Anda memahami terlebih dahulu terkait siklus ekonomi. Tidak hanya siklus kehidupan, pertumbuhan ekonomi juga memiliki siklusnya tersendiri. Jadi sangat dianjurkan Anda memahami siklus ekonomi, karena investasi sangat erat kaitannya dengan laju pertumbuhan ekonomi. Anda harus memahami siklus yang tepat untuk melakukan investasi. Keuntungan yang besar didapatkan saat siklus ekonomi berada di awal atau saat berada di puncaknya. Selain itu hal yang paling penting dan utama saat Anda ingin melakukan investasi, terutama jika Anda ingin melakukan investasi berupa tradding online atau investasi saham, pastikan jika perusahan tersebut terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Apabila Anda masuk dan bergabung dengan sebuah perusahaan yang tidak terdaftar di OJK, makan itu merupakan investasi bodong. Anda perlu berhati-hati dan harus meng-crosscheck perusahaan yang akan Anda masuki. Cek apakah perusahaan tersebut terdaftar di OJK atau tidak dengan mengunjungi web OJK.

  1. Pahami Tujuan Investasi

Bagi Anda yang baru memulai untuk melakukan investasi, Anda perlu memahami dan menentukan tujuan serta arah investasi yang akan Anda lakukan. Sejatinya, investasi bukan merupakan sebuah tujuan, melainkan sebagai sebuah alat untuk mencapai tujuan yang akan Anda capai. Anda perlu menentukan waktu, tujuan yang hendak Anda capai dan untuk apa investasi tersebut Anda gunakan kelak. Jika Anda melakukan invesati untuk mencapai tujuan jangka panjang, ukuran investasi dapat dilihat dari besarnya keuntungan yang didapat serta resiko yang besar.

  1. Pahami Resiko dan Keuntungan dari Investasi

Sebagai seorang calon dan investor yang cerdas, terlebih dahulu Anda perlu mengetahui dan memahami keuntungan dan kerugian yang bisa Anda dapatkan dari investasi yang dilakukan. Salah satu prinsip dalam melakukan investasi adalah semakin tinggi keuntungan yang didapatkan, maka semakin besar pula resiko yang yang harus dihadapi oleh seorang investor. Begitu pun sebaliknya, semakin rendah keuntungan yang didapatkan, maka semakin rendah pula resiko yang akan dihadapi. Dalam investasi resiko yang dihadapi berbanding lurus dengan untung dan rugi yang didapatkan.Jika Anda belum siap untuk menghadapi resiko yang besar, sebaiknya Anda memilih untuk melakukan investasi dengan resiko yang rendah namun keuntungan yang Anda dapatkan masih tergolong stabil. Apabila Anda ditawarkan bergabung dalam sebuah investasi yang menawarkan keuntungan besar namun resiko rendah, maka Anda perlu berhati-hati, bisa saja itu merupakan salah satu investasi bodong.

  1. Pahami Investasi yang Anda Jalankan

Sebelum memulai investasi, sebaiknya Anda perlu memahami beberapa hal sebelum menjalankan sebuah investasi, di antaranya adalah yang berkaitan dengan legalitas perusahaan yang akan masuki. Jika sudah ada legalitas, maka Anda dapat merasa aman untuk memulai investasi. Selain itu, Anda perlu memahami resiko dan keuntungan yang didapat saat menjalankan sebuah investasi. Terakhir, Anda perlu memahami model investasi yang Anda jalankan. Dengan memahami model investasi, Anda dapat mempelajari model investasi agar mendapatkan keuntungan yang maksimal.

  1. Investasi Ditahan dalam Jangka Waktu yang Panjang

Investasi yang aman setidaknya ditahan untuk selang waktu yang cukup lama. Hal ini guna mengurangi resiko terjadinya kerugian dalam investasi. Selain itu, pentingnya menahan investasi dalam jangka waktu yang panjang adalah untuk menepis volatilitas dalam investasi. Tidak jarang banyak investor bertahan untuk melindungi portofolionya. Tanpa disadari, hal ini merupakan suatu kesalah besar yang dilakukan oleh investor. Sebagai investor yang cerdas, melemahnya tren merupakan bagian dari siklus instrumen investasi yang nantinya bisa kembali naik.

  1. Mengetahui Siklus Investasi, Kapan Mencapai Puncak Sebelum Jatuh

Investasi tidak jauh berbeda dengan biang lala, kadang berada di puncak tren dan tidak jarang pula berada di titik terendah. Meski siklus investasi tidak bisa dilihat dengan mata telanjang, namun jika Anda memahami ciri-ciri dari siklus investasi, maka bukan perkara yang sulit untuk mengetahui kapan siklus puncak investasi sebelum turun. Beberapa ciri dari siklus puncak investasi di antaranya adalah jika Anda mendapatkan tiba-tiba imbal Anda semakin tinggi dan kenaikannya lebih cepat dari biasanya, maka ini merupakan tanda bahwa siklus investasi akan mencapai titik puncak. Selain itu, siklus puncak investasi juga ditandai dengan banyaknya orang yang mulai membahas tentang keuntungan dari investasi yang mereka miliki serta mulai banyaknya orang melakukan investasi dengan melakukan trading online, maka ini merupakan tanda siklus investasi mendekati puncaknya.

  1. Lakukan Evaluasi Setiap Tren Investasi

Dalam dunia investasi, Anda harus berani menjadi seorang investor yang bertolak belakang namun tetap berpatokan pada pasar. Anda tidak melulu menjadi seorang pembeli, melainkan Anda harus berani menjadi seorang penjual. Sebaliknya, disaat semua orang berbondong-bondong menjual saham, maka Anda harus berani maju untuk menjadi pembeli.

Itula 7 tips memulai investasi bagi pemula. Tidak ada kata terlambat untuk memulai melakukan investasi yang aman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *